Prabowo Sebut Rizal Ramli Sebagai Capres RI


SatuPost.Com | Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyapa sosok ekonom senior Rizal Ramli sebagai calon presiden.

Panggilan tersebut disematkan oleh mantan Danjen Kopassus itu saat hendak duduk di bangku khusus untuk tamu VIP dalam acara Halal Bihalal 1439 yang diselenggarakan Keluarga Besar Universitas Bung Karno (UBK) di Aula Ir Soekarno, Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Jumat (29/6).

Kala itu, Prabowo datang sesaat setelah Ketua Dewan Pendiri UBK Rachmawati Soekarnoputri mengawali pidato sambutan.

"Calon Presiden RI," sapa Prabowo sembari menyalami Rizal Ramli, lalu duduk di sebelahnya.

Panggilan calon presiden juga diulangi oleh Prabowo ke RR saat dia memberikan sambutan. Prabowo memperkenalkan RR sebagai capres.

"Terimakasih Ibu Rachmawati Soekarnoputri yang sudah mengundang saya ke sini menemui adik-adik mahasiswa. Guru saya Pak Amien Rais, Wakil Ketua DPR RI, Pak Fadli Zon, calon presiden RI, Pak Rizal Ramli," ucap Prabowo disambut gemuruh tawa seisi ruangan.

Rizal Ramli sudah menyatakan siap maju di Pilpres 2019 dan siap memimpin Indonesia ke arah yang lebih baik. Rizal antara lain menyinggung soal ketimpangan demokrasi di Indonesia di balik alasannya bertarung.

"Demokrasi hanya bisa bermanfaat jika disertai dengan keadilan. Saat ini banyak sekali ketidakadilan, hukum sering dijadikan alat kekuasaan. Demokrasi hari ini tidak bawa kemakmuran kecuali untuk kalangan elite. Kami ingin ubah demokrasi agar bawa kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia," ujar Rizal ketika deklarasi capres di kediamannya, Jl Bangka IX Nomor 49, Jaksel, awal Maret lalu.

Rizal juga menyinggung kondisi perekonomian di Indonesia yang stagnan di angka 5%. Rizal optimistis pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa tumbuh di angka 10% pada 2019-2024.(Sumber: RMOL)


Tidak ada komentar


Pembaca SATU POST dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.